Senin, 06 April 2015

Apa itu MC (Master of Ceremony) ?

Apa itu MC (Master of Ceremony) ?


Apa yang ada dibenak Anda tentang MC (Master of Ceremony) ? Pembawa acara kah ? Pembaca susunan acara kah?

Seorang MC tidak hanya membawakan suatu acara tetapi MC juga memilik tanggung jawab yang penuh atas acara tersebut. Dilihat dari dua suku kata dari “Master” dan “Ceremony”. Master yang berarti menguasai, mengendalikan, jagonya, pemimpin. Dan Ceremony berarti upacara atau suatu acara.

Jadi dapat kita simpulkan bahwa MC adalah seseorang yang menjadi pemandu / memimpin / mengendalikan acara, baik acara formal (Resmi) maupun informal (Tidak Resmi). Peranannya pun sangat vital karena menyangkut sukses atau tidaknya suatu acara. MC juga dituntut agar membuat acara tersebut menarik. Oleh sebab itu MC lah yang merancang Acara.

MC (Master of Ceremony) yang handal, dengan kepribadian dan kemampuannya akan memikat audience untuk "betah" mengikuti suatu rangkaian acara. Tidak harus selalu mendatangkan seorang selebritis untuk melakukan hal ini, karena setiap orang sesungguhnya memiliki potensi untuk memerankannya.

Banyak sekali orang yang berprofesi sebagai MC, baik sebagai profesi utama ataupun sambilan menjadi orang yang sangat digantungi dan dihargai oleh orang lain. Karena mereka yang berprofesi sebagai MC adalah orang-orang hebat yang turut mensukseskan suatu acara.

Di Tasikmalaya pun kita banyak sekali MC hebat, salah satu diantaranya Lucy Dian Rosalin. Siapa yang tidak kenal dengan Lucy Dian Rosalin, wanita hebat ini memiliki kisah inspiratif bagi Anda yang ingin bergelut di dunia MC. Berawal dari MC nasi dus sekarang menjadi MC nomor wahid di Priangan Timur yang juga sering sekali berdampingan mengisi acara dengan artis-artis papan atas.

Apa itu MC (Lucy Dian Rosalin)Apa itu MC (Lucy Dian Rosalin)


Kembali ke pembahasan tentang “apa itu MC?”. Untuk yang ingin bergelut di bidang MC, banyak sekali tips yang bisa Anda maksimalkan disini.

1. Sambut Hadirin.

Mulailah dengan menyambut audiens. Ucapkan terima kasih atas kehadiran mereka. Jangan lupa, kenalkan diri Anda sebagai MC.

2. Sapa Pembicara.

Ucapkan terima kasih kepada para pembicara atau pengisi acara. Pimpin tepuk tangan buat mereka, juga tepuk tangan buat panitia (organiser).

3. Kenali Tema.

Kenali dan kuasai tema acara. Kemukakan nama, tujuan, dan tema acara. Ingatkan hadirin tentang manfaat kehadiran mereka di acara.

4. Sampaikan Humor.

Cara terhebat dalam mengenalkan tema acara adalah mengaitkannya dengan humor yang relevan atau situasi humoris.

5. Sampaikan Susunan Acara.

Sampaikan susunan acara kepada hadirin --waktu memulai, urutan pembicara atau penampilan, waktu presentasi/durasi penampilan, waktu bertanya, break/istirahat, dll.

6. Kenalkan Pembicara.

Miliki biodata pembicara dan sampaikan yang relevan dengan acara/topik.

7. Simak dan Catat!

Dengarkan semua pembicara, catat poin penting dan menarik untuk dijadikan rujukan dan dikaitkan dengan pembicara berikutnya (bridging).

8. Santai, Rileks!

Berusahalah santai. Siapkan selalu segelas air di dekat Anda, all the times!

9. Menutup Acara.

Sampaikan terima kasih kepada hadirin. Sebutkan hal-hal penting yang terjadi selama acara berlangsung (highlight).


Demikian pembahasan tentang MC (master of Ceremony) semoga menjadi manfaat untuk Anda.

INFO :

Di kota Tasikmalaya (Jawa Barat) ada solusi terbaik untuk Anda yang merasa kurang percaya diri untuk berbicara di depan umum. Hubungi Sekolah Komunikasi Miracle “bukan sekedar bisa bicara”




 
Sumber: http://davotmarbun.blogspot.com/2011/11/cara-membuat-tombol-next-page-pada-blog.html#ixzz3WnpswhEI